Pesan Rais ‘Aam Di Acara Konsolidasi Nasional PP Fatayat NU

Rais Aam PBNU di Acara Isra Miraj Fatayat NU
Rais Aam PBNU di Acara Isra Miraj Fatayat NU

GMNUCYBERTEAM.COM – Rais ‘Aam PBNU, K.H. Miftahul Akhyar memberikan pesan bahwa NU (Nahdliyin) harus jaga persatuaan, hal ini disampaikan pada acara peringatan Isra’ Mi’raj dan Konsolidasi Nasional PP Fatayat NU di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta Pusat, Rabu (3/4) siang.

Dalam acara Rabu kemarin yang dihadiri oleh 34 pengurus Fatayat NU dari setiap provinsi di Indonesia. Acara ini juga dilakukan giat Gerakan Ronda Pemilu.

Gerakan Ronda Pemilu ini sebagai pengawalan Fatayat NU dalam pesta demokrasi yang bakal berlangsung 17 April 2019 mendatang. Gerakan ini melibatkan seluruh anggota Fatayat NU baik pusat hingga ranting, baik struktural maupun nonstruktural.

Rais ‘Aam PBNU, KH Miftakhul Ahyar menyampaikan bahwa dari waktu ke waktu, termasuk saat ini, banyak pihak yang memusuhi NU dan juga menginginkan agar NU hilang.

“Hingga saat ini banyak pihak yang ingin menghilangkan NU dan memusuhi NU. Maksud dari ini semua adalah agar mereka bisa menggeser NU dan menggantikan NU, maka Nahdliyin harus menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah-belah dengan segala provokasi dan propaganda yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu,” Ucap K.H. Muftahul Akyar.

Lebih lanjut, Beliau meminta kepada seluruh warga NU harus waspada. Jangan sampai upaya pengurus NU untuk menjaga umatnya melalui pendidikan kaderisasi, justru digerogoti oleh isu-isu yang memecahbelah NU.

Upaya menjaga persatuan ditegaskannya sebagai menjaga khittah NU. Sebaliknya, jika warga NU diam saja padahal sudah tahu ada pihak-pihak yang ingin menghancurkan NU melalui pecah belah, hal itu sebagai pembiaran terhadap khittah NU.

“Aswaja dihancurkan, lalu kita diam, apa ini namanya khittah? Dicuci otakya, dihancurkan Aswaja, dinafikan hasil jerih payah perjuangan kita, dan justru diam, kitalah yang melanggar khittah,” paparnya.

Rais ‘Aam menyebutkan menjaga persatuan adalah juga sesuai AD/ART NU. “Pengurus NU menjaga persatuan jangan sampai terpecah, itu kewajiban,” tegasnya.[red]


Penulis : redaksi
Editor : hasan
Avatar
About redaksi 45 Articles
Tim Penulis