GMNU Cyber Team Kutuk Keras Tindak Pembacokan yang dialami 2 Anggota Banser Demak

0
123
2 Anggota Banser Demak Korban Pembacokan

Gmnucyberteam.com — Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) sebagai Badan Otonom NU tugasnya tidak hanya mengawal para kiai tapi juga mengawal kerukukan antar umat beragama, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Banser pada momuntum hari raya idul fitri juga turut andil membuka posko mudik sebagai bentuk kepedulian kepada sesama serta membantu kepolisian.

Ke ikhlasan yang mereka lakukan tak sebanding dengan apa yang didapatkan kecuali merasa puas bisa membantu sesama. Namun apa yang sahabat Banser lakukan kerap kali mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan, kerap kali cacian dan makian juga mereka dapatkan dari orang yang membencinya. Apa salah mereka.

Di moment seperti itu, 2 sahabat kami yang bertugas menjaga posko mudik terkena sabetan senjata tajam. Mereka adalah saudara Mustakim dan Hakim.

Kedua anggota banser yang sedang membantu kelancaran arus mudik di jalan Desa Sidokumpul, Kecamatan Guntur pada saat menjelang hari raya kemarin harus dilarikan kerumah sakit akibat bacokan yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal.

Mereka berdua dilarikan ke Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSI NU) Demak pada Selasa (4/6/2019). Dan ketika dirontgen, terdapat luka bacokan yang menganga dan juga mengalami retakan tulang.

Menyikapi kejadian ini, kami segenap keluarga besar Generasi Muda Nahdlatul Ulama Cyber Team yang merupakan sebuah kumpulan kader-kader dari Banom NU mengutuk keras aksi tersebut.

Kami meminta kepada aparat keamanan, dalam hal ini Polri dari Polsek Guntur Polres Demak untuk mengusut tindak pembacokan yang dialami 2 Anggota Banser NU.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here